Selasa, 12 Maret 2019

MAKALAH 
TEKNOLOGI INFORMASI DAN LITERASI DATA



OLEH :
APRIANA M.S SINURAT (4183121056)
GRACIA PURTRI SIAGIAN         (4183121054)
JAMES MARBUN (4183321028)
MARIA GRACYIELA P.S (4183121038)

Fisika Dik C 2018
JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019





KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa dimana atas berkat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan tugas ini dengan tepat waktu. Dan juga kepada dosen pembimbing kami yang sudah membimbing kami sehingga makalah ini dapat selesai dengan tepat waktu.
Tugas ini bertujuan untuk memenuhi tugas rutin Teknologi Informasi dan Literasi Data yang berupa kerja kelompok. Makalah ini masih memiliki banyak kekurangan baik dari segi isi maupun pemaparan. Oleh karenanya kami sangat membutuhkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca.



14 Februari 2019


Kelompok 10





BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
      Sistem operasi adalah sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras dan perangkat lunak, serta sebagai daemon (jurik) bagi program komputer. Tanpa adanya sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalan program aplikasi yang ada di komputer mereka .
Apabila tanpa adanya sistem operasi tidak dapat digunakannya suatu aplikasi berarti sistem operasi mempunyai fungsi yang luar biasa sehingga dapat seperti itu. dalam jaman sekarang tidak asing lagi di dunia teknologi terutama komputer membahasa tentang sistem operasi, karena di bidang meraka sistem oprasi sangatlah digunakan. Layaknya makanan, jika tidak ada lauk maka jarang orang makan hanya dengan nasi, seperti itulah sistem operasi bagi komputer.

1.2 Rumusan Masalah

Apa yang sistem operasi ?
Apa manfaat sitem operasi ?
Apa sistem operasi input output (Basic Input Output System)?


1.3 Tujuan

Makalah ini bertujuan untuk membahas tentang sistem operasi dan yang berhubungan dengan sistem operasi .





BAB 2
PEMBAHASAN

2.1 Sistem Operasi dan Manajemen File
2.1.1 Sistem Operasi

        Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan untuk memudahkan dan memberi kenyamanan dalam penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.

1.  Fungsi Sistem Operasi :
a. Resource manager
b. Interface
c. Coordinator
d. Guardian
e. Gatekeeper
f. Optimizer
g. Accounttant
h. Server

2. Basis Sistem Operasi :

A. DOS
Control program yang tersimpan di disk disebut dengan disk operating system

B. Windows
Versi pertama dari windows adalah versi 1.0 yang diciptakan pada tahun 1985, kemudian dikembangkan dengan versi 3.0 thn 1990.

C. Unix
Sistem Unix dikembangkan pada tahun 1969 di lab. AT & T Bell, dipimpin oleh Ken Thompson. Unix merupakan sistem operasi yang populer di kalangan pendidik dan pengguna komputer. Sistem operasi ini banyak digunakan oleh komputer super dan mainframe.

D. Linux
Sistem Operasi Linux merupakan sekumpulan perangkat lunak yang berada diantara program aplikasi dan perangkat keras. Salah satu fungsi dari sistem operasi adalah sebagai interface antara user dengan perangkat keras komputer. Ruang lingkup mata pelajaran sistem operasi linux ini berupa pengenalan sistem operasi open source berupa Linux Debian Wheezy. Untuk distro yang lain dapat digunakan sebagai pengayaan dan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah masing-masing.

2.1.2 Manajemen File

Manajemen file merupakan metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur atau mengorganisasi file yang ada pada disk. Manajemen File bermanfaat untuk mengurangi resiko kehilangan file yang diakibatkan terhapus, atau tertimpa file yang baru.

1. Sasaran Manajemen File
a. Memenuhi kebutuhan manajemen data.
b. Menjamin data pada file adalah valid.
c. Optimasi kinerja.
d. Menyediakan dukungan masukan/keluaran beragam tipe perangkat penyimpanan.
e. Meminimalkan atau mengeliminasi potensi kehilangan atau perusahaan data.
f. Menyediakan sekumpulan rutin interface masukan/keluaran.
g. Menyediakan dukungan masukan/keluaran banyak pemakai di sistem multiuser.

2. Fungsi Manajemen File
a. Penciptaan, modifikasi, dan penghapusan file.
b. Mekanisme pemakaian file secara bersama.
c. Kemampuan backup dan recovery untuk mencegah kehilangan karena kecelakaan  
    atau dari upaya penghancuran informasi.
d. Pemakai dapat mengacu file dengan nama simbolik (Symbolic name) bukan
    menggunakan penamaan yang mengacu perangkat fisik.
e. Pada lingkungan sensitif dikehendaki informasi tersimpan aman dan rahasia.
f. Sistem file harus menyediakan interface user-friendly.

2.2 Sistem Input, Proses, Output
         Unit Input/Output (I/O) adalah (masukan)/(keluaran) bagian dari sistem mikroprosesor yang digunakan oleh mikroprosesor itu untuk berhubungan dengan dunia luar.

  2.2.1 Teknik Input/Output :
         Terdapat tiga buah teknik dalam operasi I/O, yaitu: I/O terprogram, interrupt-driven I/O, dan DMA (Direct Memory Access). Ketiganya memiliki keunggulan maupun kelemahan, yang penggunaannya disesuaikan sesuai unjuk kerja masing-masing teknik. (hany, 2016)
a.      I/O Terprogram
         Pada I/O terprogram, data saling dipertukarkan antara CPU dan modul I/O. CPU mengeksekusi program yang memberikan operasi I/O kepada CPU secara langsung, seperti pemindahan data, pengiriman perintah baca maupun tulis, dan monitoring perangkat.
Terdapat empat klasifikasi perintah I/O, yaitu:
1.      Perintah control.
2.      Perintah test.
3.      Perintah read.
4.      Perintah write.
      Perintah ini kebalikan dari read. CPU memerintahkan modul I/O untuk mengambil data dari bus data untuk diberikan pada perangkat peripheral tujuan data tersebut.
b.      Interrupt – Driven I/O
         Teknik interrupt – driven I/O memungkinkan proses tidak membuang – buang waktu. Prosesnya adalah CPU mengeluarkan perintah I/O pada modul I/O, bersamaan perintah I/O dijalankan modul I/O maka CPU akan melakukan eksekusi perintah-perintah lainnya
Pengolahan interupsi saat perangkat I/O telah menyelesaikan sebuah operasi I/O adalah sebagai berikut :
1.      Perangkat I/O akan mengirimkan sinyal interupsi ke CPU.
2.      CPU menyelesaikan operasi yang sedang dijalankannya kemudian merespon interupsi.
3.  CPU memeriksa interupsi tersebut, kalau valid maka CPU akan mengirimkan sinyal acknowledgment ke perangkat I/O untuk menghentikan interupsinya.
4.  CPU mempersiapkan pengontrolan transfer ke routine interupsi. Hal yang dilakukan adalah menyimpan informasi yang diperlukan untuk melanjutkan operasi yang tadi dijalankan sebelum adanya interupsi. Informasi yang diperlukan berupa:
 - Status prosesor, berisi register yang dipanggil PSW (program status word).
 -  Lokasi intruksi berikutnya yang akan dieksekusi.
Informasi tersebut kemudian disimpan dalam stack pengontrol sistem.
5.      Kemudian CPU akan menyimpan PC (program counter) eksekusi sebelum interupsi ke stack pengontrol bersama informasi PSW. Selanjutnya mempersiapkan PC untuk penanganan interupsi.
6.      Selanjutnya CPU memproses interupsi sempai selesai.
7.      Apabila pengolahan interupsi selesai, CPU akan memanggil kembali informasi yang telah disimpan pada stack pengontrol untuk meneruskan operasi sebelum interupsi.






Daftar Pustaka

Jogiyanto, HM. (2005). SistemTeknologi Informasi. Yogyakarta : Andi Yogyakarta.